alarm kebakaran rusak
Kelistrikan

Sering Terjadi! Ini Dia Kendala yang Biasanya Muncul Pada Alarm Kebakaran Beserta Pencegahannya

Dalam pembangunan sebuah gedung, tidak akan terlepas dari berbagai peralatan dan perangkat untuk menunjang kinerja gedung nantinya. Terlebih untuk gedung-gedung industri atau perusahaan, masalah-masalah yang berkenaan dengan mekanikal elektrikal harus diperhatikan. Salah satunya perihal alarm kebakaran yang akan dipasangkan oleh kontraktor ME pada sebuah gedung untuk mengontrol dan mengantisipasi penghuni jika kebakaran terjadi.

Meskipun demikian, alarm kebakaran ini tidak luput pada kendala atau masalah yang menyertainya. Bahkan, tak jarang ditemukan alarm berbunyi sendiri meskipun tidak ada kebakaran. Lantas, apa saja kendala yang umum terjadi pada alarm kebakaran?

Adanya False Alarm

Kendala yang seringkali muncul pada alarm kebakaran di sebuah gedung adalah kemunculan false alarm. Pada itu false alarm? Sesuai pengertiannya, di mana merupakan alarm palsu. Dengan begitu, alarm kebakaran akan berbunyi meskipun dalam gedung tersebut tidak ada kebakaran sama sekali. Lantas, mengapa hal tersebut terjadi? Pada umumnya, alarm palsu ini bisa terjadi karena masalah pada smoke detector, heat detector, atau kotak break glass.

Ketika tiga hal tersebut mendapat rangsangan kecil, maka tidak menutup kemungkinan alarm akan berbunyi dengan sendirinya. Untuk itu, hindari pemasangan alarm di tempat yang sering bersinggungan dengan api atau asap seperti di dapur.

Selain itu, false alarm pun bisa terjadi karena adanya ganguan dari jarigan komunikasi atau yang biasa disebut dengan signalling line sircuit. Hal ini terjadi karena adanya kegagalan perangkat. Kegagalan ini terjadi pada open dan short cicuit-nya. Bisa juga karena adanya rangkaian output yang bermasalah seperti terlepasnya kabel ground, hingga detektornya yang memang sedang mengalami kerusakan.

Kerusakan Alarm Kebakaran dan Cara Mengatasi

Kerusakan Alarm Kebakaran

Alarm palsu memang menjadi masalah yang umum terjadi pada alarm kebakaran yang memang berkaitan dengan detektor. Itulah mengapa, Anda perlu mengeceknya secara berkala oleh ahli seperti kontraktor ME untuk menghindari kerusakan tersebut. Masalah utama dan lokal terjadi adalah perihal sensor, cara mengatasinya pun bisa dilakukan secara manual menggunakan tester.

Ketika Anda menemukan adanya alarm palsu, segera periksa sensornya. Pasalnya, semakin banyak sensor yang rusak dan tidak terkontrol, akan berpengaruh pada kerusakan mother board hingga card module addressable-nya. Lantas, jika kerusakan alarm kebakaran itu terjadi, bagaimana cara mengatasinya? Anda bisa mencoba lakukan beberapa hal berikut!

  • Ganti Unit Sensor

Jika kerusakan alarm yang terjadi adalah pada bagian sensornya, maka mau tidak mau Anda harus menggantinya dengan sensor yang baru. Pasalnya, ketika sensor Anda sudah rusak, tentu kinerjanya akan tidak baik. Bahkan jika dibiarkan akan memberikan dampak masalah pada komponen lainnya.

  • Cek Sambungan Kabel

Kerusakan alarm pun tidak hanya terjadi pada sensornya saja, bisa juga terjadi karena adanya kabel yang terputus. Penting sekali untuk Anda mengecek beberapa bagian kabel pada komponen alarm kebakaran ini. Jika ternyata ada salah satu bagian kabel yang terputus, Anda bisa menyambungkannya kembali jika jangkauannya lebih mudah. Namun, meminta bantuan pada kontraktor ME adalah yang paling tepat.

  • Modifikasi Unit

Untuk hal yang satu ini, biasanya hanya bisa dilakukan oleh para ahli yang memang berkecimpung dalam dunia mekanikal elektrikal. Kerusakan yang terjadi pada alarm, bisa terjadi karena adanya masalah serius pada unit MCFA atau bagian CPU yang memicu kerusakan card looping. Bagi masyarakat awam, tentu hal ini akan sulit dideteksi. Anda bisa konsultasikan dengan ahlinya, jika memang tidak terlalu parah, melakukan modifikasi unit bisa dilakukan tanpa harus membeli alarm baru.

Pada dasarnya, alarm kebakaran ini memang sangat diperlukan dalam sebuah gedung sebagai langkah penjagaan setiap penghuninya. Tentu kehadirannya pun akan sangat membantu meminimalisir risiko ketika terjadi kebakaran. Untuk itu, ketika proses pembangunan gedung, pemasangan alarm dan perangkat lainnya oleh kontraktor mekanikal elektrikal atau bahkan kontraktor HVAC perlu dilakukan. Dan beberapa kendala tersebut, harus diperhatikan serta dikonsultasikan secara rutin pada ahlinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *